kabargresik- Sukses Kabupaten Gresik dalam meraih Adipura selama 6 kali berturut-turut tentu adalah sesuatu yang luar biasa. Apalagi pada 5 tahun terakhir, Prestasi Adipura dibarengi dengan perolehan penghargaan Adiwiyata tingkat Nasional untuk sekolah berwawasan lingkungan.
Menilik dari sejarah perolehan penghargaan Adiwiyata, tak lepas dari tangan dingin seorang Yudo siswanto. Laki-laki kelahiran Tuban 47 tahun yang lalu itu adalah orang yang pertama kali membawa SMP Negeri Kedamean I meraih Penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional pada tahun 2006. Saat itu dia bersama Drs. Jamali kepala SMP Negeri IV Gresik yang sama-sama mendapat anugerah Adiwiyata dan berhak menerima ucapan selamat dari Presiden RI, Dr. Susilo Bambang Yudhoyono.
Setahun berikutnya, Bupati Gresik mencanangkan kebijakan kurikulum pendidikan lingkungan hidup di SMP Negeri I Kedamean Gresik. Tentu saja dalam hal ini Drs. Yudo Siswanto, M.Pd ikut 'membidani' lahirnya kebijakan Bupati Gresik tersebut.
Dalam kiprahnya sebagai kepala sekolah suami dari Rr. Retno Yuliari ini sebagai Kepala sekolah spesialis Adiwiyata. Telah 5 kali berturut-turut tanpa jeda, sejak dicanangkan pertama kali tahun 2006, telah mengantarkan 2 sekolah masing-masing SMP Negeri I Kedamean dan SMP Negeri II Kebomas meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Nasional.
Masing-masing pada tahun 2006 dan 2007, dia membawa SMP Negeri I Kedamean menyabet Adiwiyata. Selanjutnya pada tahun 2008, 2009 dan 2010, dia mengantarkan SMP Negeri 2 Kebomas menyabet Adiwiyata pula. Praktis selama 5 (lima) kali dalam kurun 5 tahun berturut-turut, tiap tahun menghadap Presiden untuk menerima penghargaan dari Presiden di Istana Negara.
Kepindahannya ke SMP Negeri Kebomas 2 Gresik pada 2007 lalu seakan tertantang. Betapa tidak, Sekolah yang terletak di tengah pemukiman warga ini, tepatnya di jalan Raya Bengawan Solo mempunyai lahan yang sangat terbatas.
Ketika ditanya tentang resep dalam meraih Adiwiyata, Bapak 2 orang anak ini hanya merendah,”ini berkat dukungan semua pihak, baik murid, guru, wali murid, pemerintah dan swasta. Yang penting lagi, kita harus mempunyai dasar mencintai lingkungan” ujarnya Sabtu (19/6) dikantornya.
Konsepnya, tidak hanya melakukan perubahan secara fisik. Memang kalau fisik, kita pasti kalah dengan sekolah lain yang mempunyai tanah subur dan iklim yg bagus, tapi bagaimana membentuk perilaku murid dan warga sekolah agar lebih berbudaya cinta lingkungan. Untuk itu sejak tahun 2007 lalu kami telah mengeluarkan 20 kebijakan berupa Surat Keputusan Kepala Sekolah yang berorientasi cinta lingkungan hidup.
Diantara konsep itu, dia mengeluarkan aturan melarang penggunaan pembungkus plastik, atau bahan lain yang sulit terurai tanah. Memang awalnya banyak tantangan, namun ketika terlihat hasilnya yaitu dengan semakin rimbunnya lingkungan sekolah, membuat warga sekolah ikut mendukung.
Tentang kecintaannya pada lingkungan, penghobi budidaya cemara udang ini terobsesi oleh mendiang Ayahnya almarhum Kasmadi. “ Almarhum Bapak saya dulu adalah seniman Teater. Pada waktu senggang beliau senang pergi ke gunung-gunung sambil melakukan penanaman. Kecintaannya pada lingkungan sampai pernah dinominasikan menerima penghargaan Lingkungan hidup saat tinggal di Surabaya dulu” ujarnya mengenang. (sdm)
Setahun berikutnya, Bupati Gresik mencanangkan kebijakan kurikulum pendidikan lingkungan hidup di SMP Negeri I Kedamean Gresik. Tentu saja dalam hal ini Drs. Yudo Siswanto, M.Pd ikut 'membidani' lahirnya kebijakan Bupati Gresik tersebut.
Dalam kiprahnya sebagai kepala sekolah suami dari Rr. Retno Yuliari ini sebagai Kepala sekolah spesialis Adiwiyata. Telah 5 kali berturut-turut tanpa jeda, sejak dicanangkan pertama kali tahun 2006, telah mengantarkan 2 sekolah masing-masing SMP Negeri I Kedamean dan SMP Negeri II Kebomas meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Nasional.
Masing-masing pada tahun 2006 dan 2007, dia membawa SMP Negeri I Kedamean menyabet Adiwiyata. Selanjutnya pada tahun 2008, 2009 dan 2010, dia mengantarkan SMP Negeri 2 Kebomas menyabet Adiwiyata pula. Praktis selama 5 (lima) kali dalam kurun 5 tahun berturut-turut, tiap tahun menghadap Presiden untuk menerima penghargaan dari Presiden di Istana Negara.
Kepindahannya ke SMP Negeri Kebomas 2 Gresik pada 2007 lalu seakan tertantang. Betapa tidak, Sekolah yang terletak di tengah pemukiman warga ini, tepatnya di jalan Raya Bengawan Solo mempunyai lahan yang sangat terbatas.
Ketika ditanya tentang resep dalam meraih Adiwiyata, Bapak 2 orang anak ini hanya merendah,”ini berkat dukungan semua pihak, baik murid, guru, wali murid, pemerintah dan swasta. Yang penting lagi, kita harus mempunyai dasar mencintai lingkungan” ujarnya Sabtu (19/6) dikantornya.
Konsepnya, tidak hanya melakukan perubahan secara fisik. Memang kalau fisik, kita pasti kalah dengan sekolah lain yang mempunyai tanah subur dan iklim yg bagus, tapi bagaimana membentuk perilaku murid dan warga sekolah agar lebih berbudaya cinta lingkungan. Untuk itu sejak tahun 2007 lalu kami telah mengeluarkan 20 kebijakan berupa Surat Keputusan Kepala Sekolah yang berorientasi cinta lingkungan hidup.
Diantara konsep itu, dia mengeluarkan aturan melarang penggunaan pembungkus plastik, atau bahan lain yang sulit terurai tanah. Memang awalnya banyak tantangan, namun ketika terlihat hasilnya yaitu dengan semakin rimbunnya lingkungan sekolah, membuat warga sekolah ikut mendukung.
Tentang kecintaannya pada lingkungan, penghobi budidaya cemara udang ini terobsesi oleh mendiang Ayahnya almarhum Kasmadi. “ Almarhum Bapak saya dulu adalah seniman Teater. Pada waktu senggang beliau senang pergi ke gunung-gunung sambil melakukan penanaman. Kecintaannya pada lingkungan sampai pernah dinominasikan menerima penghargaan Lingkungan hidup saat tinggal di Surabaya dulu” ujarnya mengenang. (sdm)
kabargresik-Puluhan siswa SMP Muhammadiyah Gresik Kota Baru menuangkan rasa cintanya dengan clup-cluo piala dunia dengan melukis telor dengan motif gambar bendera peserta piala dunia 2010.
Dianbilnya telor sebagai media lukis, menurut Sonya, siswi yang ikut dalam melukis bareng bendera peserta piala dunia ini sebagai simbul, bahwa bibit-bibit bangsa ini diharapkan mampu berbicara di kanca internasional dalam persepak bolaan.
Hasil karya siswa ini kemudian di jual di kantin sekolah, hasil dari penjualan telor piala dunia ini akan digunakan sebagai tambahan kas clup futsal sekolah. (tik)
Hasil karya siswa ini kemudian di jual di kantin sekolah, hasil dari penjualan telor piala dunia ini akan digunakan sebagai tambahan kas clup futsal sekolah. (tik)
kabargresik-Tiga tersangka, berserta barang bukti pelanggaran Pemilukada 2010 diserahkan Polres ke Kejaksaan Negeri Gresik.
Ketiga tersangka itu diantaranya dua tersangka money politik adalah Abdul Kojar (68) dan Raharjo (50) keduanya warga Desa Mojo Tengah, Kecamatan Menganti, dengan barang bukti Rp 100 ribu.
Sedangkan, satu tersangka lagi yang melakukan coblos dua kali adalah Farida Setiyanti (24) Desa Suci, kecamatan Manyar. Ketignya dijerat dengan pasal 117 UU RI Nomer 12 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah, terancam hukuman minimal dua bulan atau 12 bulan dan atau denda terendah Rp juta dan paling banyak Rp 10 juta.(tik)
Sedangkan, satu tersangka lagi yang melakukan coblos dua kali adalah Farida Setiyanti (24) Desa Suci, kecamatan Manyar. Ketignya dijerat dengan pasal 117 UU RI Nomer 12 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah, terancam hukuman minimal dua bulan atau 12 bulan dan atau denda terendah Rp juta dan paling banyak Rp 10 juta.(tik)
kabargresik- Kejaksaan-Lima tersangka dugaan korupsi ganti rugi tanaman lapter Bawean senilai Rp 569 juta yakni Tony Wahyu S, mantan Kabag Pemerintahan Umum Sofyan; Camat Tambak, Gatot Siswanto; mantan Kasubag Agraria Pemerintah Umum (sekarang Camat Cerme) Joko; mantan Sekcam Tambak (sekcam Sangkapura) dan Danuri, mantan Kades Tanjung Ori, diserahkan ke Kejaksaan Negeri Gresik, Senin (17/5/2010). ke lima tersangka ini diserahkan ke kejaksaan negeri bersama barang bukti.
Setelah melalui pemeriksaan administratif,kelima tersangka dibawa ke R$utan Cerme untuk menunggu proses persidangan.
Kasus korupsi ganti rugi tanaman untuk lapangan terbang di Bawean ini, dalam pemeriksaan terungkap total ganti rugi yang diberikan ke pemilik lahan hanya Rp 109,1 juta, sedangkan yang dilaporkan ke Pemkab Gresik Rp 569 juta terjadi selisih Rp 460 juta. Dalam audit BPKP Jatim Negara dirugikan sekitar Rp 472 juta.(tk)
Kasus korupsi ganti rugi tanaman untuk lapangan terbang di Bawean ini, dalam pemeriksaan terungkap total ganti rugi yang diberikan ke pemilik lahan hanya Rp 109,1 juta, sedangkan yang dilaporkan ke Pemkab Gresik Rp 569 juta terjadi selisih Rp 460 juta. Dalam audit BPKP Jatim Negara dirugikan sekitar Rp 472 juta.(tk)
kabargresik - Hari Pertama kampanye Pemilukada Gresik dilakukan melalui rapat paripurna DPRD Gresik dengan agenda penyampaian visi dan misi enam pasangan calon.
Dalam rapat parpurna tersebut dipimpin langsung ketua DPRD Gresik Zulfan Hasyim dan dihadri oleh 179 undangan.
Penyampaian Visi dan Misi diawali dari pasangan momor urut satu, Bambang Suhartono berpasanga dengan Abdullah Qoni’ (BANI) pasangan ini lebuh banyak mengkritisi kebijakan yang diambil oleh pemerintah yang saat ini memimpin, seperti nasip petani dan kwalitas SDM pegawai negeri sipil yang rendah. .
Pasangan nomor urut dua, KH Mujitabah - Suwarno (Jiwa) dalam penyampaian visi-misi lebih banyak berbicara program terutama pengobatan gratis, pengurangan pengangguran dan pekerja yang bekerja di perusahaan ber KTP Gresik.
Sementara pasangan Sambari Halim Radianto - Mohammad Qosim (SQ) menyatakan jika terpilih akan berupaya semaksimal mungkin menjadi pelayan masyarakat.
"Rencananya pasangannya akan menggunakan dana APBD Gresik, untuk memberikan bantuan kepada fakir miskin, anak yatim, cacat, pensiunan Polri, TNI yang kurang mampu, karena hingga hari ini pemerintah Gresik, belum melaksanakan sesui dengan pasal 34 UUD 19945, bahwa fakir msikin dipelihara oleh pemerintah," sindirnya.
Selain, itu juga memberikan bantuan kepada siswa yang tidak mampu, dan memberikan beasiswa kepada pelajar yang berprestasi, sekolah hingga S1, setiap tahun 300 pelajar, dengan dana APBD, Ujarnya.
Pasangan keempat Mohammad Nasihan - Syamsul Ma arif (MA), banyak berbicara dalam pembangunan Gresik, Menurutnya ada lima hal penting untuk menjalankan pemerintahan di kabupaten Gresik, yang pertama adil sejahtera, Demokratis dan berakhlaq mulia, penegakan hukum dan keadilan dan merata, dan kelimanya Aman stabil, Dinamis dan agamis” kata Monash panggilan Mohammad Nasihan.
Pasangannomor Lima, Husnul Khuluq - Musyafa Noer (HUMAS) lebih menekankan tiga hal penting yaitu pendapatan, efisiensi dan partnership,"ujar Husnul Khuluq dalam penyampaian visinya.
Dijelaskannya setiap tahun APBD Gresik naik sejak tahun 2007, dari sebelumnya hanya Rp 700 juta, menjadi Rp 1 triliun, bahkan pasangan HUMAS berjanji apabila terpilih menargetkan lima tahun ke depan menjadi Rp 1,5 trilun.
Pasangan terakhir, Sastro Soewito - Samwil (S2BY) dalam Misinya, akan memperhatikan masyarakata Gresik Selatan dan Bawean yang selama ini kurang diperhatikan.
"Kami akan merekstrukturisasi PDAM, karena selama ini yang keluar bukan air tapi hanya angin dan rekeninganya saja," Ujar Samwil, disambut tepuk undangan. (tik)
Penyampaian Visi dan Misi diawali dari pasangan momor urut satu, Bambang Suhartono berpasanga dengan Abdullah Qoni’ (BANI) pasangan ini lebuh banyak mengkritisi kebijakan yang diambil oleh pemerintah yang saat ini memimpin, seperti nasip petani dan kwalitas SDM pegawai negeri sipil yang rendah. .
Pasangan nomor urut dua, KH Mujitabah - Suwarno (Jiwa) dalam penyampaian visi-misi lebih banyak berbicara program terutama pengobatan gratis, pengurangan pengangguran dan pekerja yang bekerja di perusahaan ber KTP Gresik.
Sementara pasangan Sambari Halim Radianto - Mohammad Qosim (SQ) menyatakan jika terpilih akan berupaya semaksimal mungkin menjadi pelayan masyarakat.
"Rencananya pasangannya akan menggunakan dana APBD Gresik, untuk memberikan bantuan kepada fakir miskin, anak yatim, cacat, pensiunan Polri, TNI yang kurang mampu, karena hingga hari ini pemerintah Gresik, belum melaksanakan sesui dengan pasal 34 UUD 19945, bahwa fakir msikin dipelihara oleh pemerintah," sindirnya.
Selain, itu juga memberikan bantuan kepada siswa yang tidak mampu, dan memberikan beasiswa kepada pelajar yang berprestasi, sekolah hingga S1, setiap tahun 300 pelajar, dengan dana APBD, Ujarnya.
Pasangan keempat Mohammad Nasihan - Syamsul Ma arif (MA), banyak berbicara dalam pembangunan Gresik, Menurutnya ada lima hal penting untuk menjalankan pemerintahan di kabupaten Gresik, yang pertama adil sejahtera, Demokratis dan berakhlaq mulia, penegakan hukum dan keadilan dan merata, dan kelimanya Aman stabil, Dinamis dan agamis” kata Monash panggilan Mohammad Nasihan.
Pasangannomor Lima, Husnul Khuluq - Musyafa Noer (HUMAS) lebih menekankan tiga hal penting yaitu pendapatan, efisiensi dan partnership,"ujar Husnul Khuluq dalam penyampaian visinya.
Dijelaskannya setiap tahun APBD Gresik naik sejak tahun 2007, dari sebelumnya hanya Rp 700 juta, menjadi Rp 1 triliun, bahkan pasangan HUMAS berjanji apabila terpilih menargetkan lima tahun ke depan menjadi Rp 1,5 trilun.
Pasangan terakhir, Sastro Soewito - Samwil (S2BY) dalam Misinya, akan memperhatikan masyarakata Gresik Selatan dan Bawean yang selama ini kurang diperhatikan.
"Kami akan merekstrukturisasi PDAM, karena selama ini yang keluar bukan air tapi hanya angin dan rekeninganya saja," Ujar Samwil, disambut tepuk undangan. (tik)
Polres Gresik berharap kepada buruh saat memperingati May Day tidak melakukan swiping baik di jalan maupun di pabrik, apabila ini terjadi Polisi akan menindak tegas.
Penegasan ini disampaikan Kapolres Gresik, AKBP Rinto Djatmono usai Apel kesiapan dalam rangka menyambut Hari Buruh di alun-alun depan pendopo Kabupaten Gresik, Jumat (30/4).
Menurutnya, sebelumnya pihak kepolisian sudah mengumpulkan beberapa serikat buruh yang ada di Gresik yang tergabung dalam sekretaris bersama (Sekber). “Dalam pertemuan itu, sudah terjadi kesepakatan tidak ada sweping. Apabila ada sweping, ami akan tindak tegas, tentunya sesuai dengan prosedur,” tegas mantan Kapolres Nabire itu.
Lebih lanjut, Rinto, begitu panggilan akrabnya menambahkan, untuk pengamanan Hari Buruh, Polres Gresik dibantu dengan TNI, Satpol PP dan Dishub yang seluruhnya siaga. “Dari petugas gabungan itu terdapat 800 personil yang kita siagakan, baik terbuka maupun tertutup,” tambahnya.
Sementara beberapa titik rawan juga sudah diantisipasi. “Mudah-mudahan Gresik aman dan kondusif,” harapnya. Sedangkan dari kabar yang dihimpun beritajatim.com, pada May Day mendatang, terdapat sekitar 30 ribu buruh di Gresik akan turun ke jalan.
Menurutnya, sebelumnya pihak kepolisian sudah mengumpulkan beberapa serikat buruh yang ada di Gresik yang tergabung dalam sekretaris bersama (Sekber). “Dalam pertemuan itu, sudah terjadi kesepakatan tidak ada sweping. Apabila ada sweping, ami akan tindak tegas, tentunya sesuai dengan prosedur,” tegas mantan Kapolres Nabire itu.
Lebih lanjut, Rinto, begitu panggilan akrabnya menambahkan, untuk pengamanan Hari Buruh, Polres Gresik dibantu dengan TNI, Satpol PP dan Dishub yang seluruhnya siaga. “Dari petugas gabungan itu terdapat 800 personil yang kita siagakan, baik terbuka maupun tertutup,” tambahnya.
Sementara beberapa titik rawan juga sudah diantisipasi. “Mudah-mudahan Gresik aman dan kondusif,” harapnya. Sedangkan dari kabar yang dihimpun beritajatim.com, pada May Day mendatang, terdapat sekitar 30 ribu buruh di Gresik akan turun ke jalan.
Setiap CPNS yang diangkat menjadi PNS perlu melaksanakan ikrar
Sumpah/Janji PNS, hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 43 tahun
1999 setiap CPNS wajib mengucapkan sumpah/janji. Demikian di tegaskan
Bupati Gresik saat memberikan sumpah/janji kepada 725 Pegawai Negri
Sipil di Lingkungan Kab Gresik, di Gedung Mandala Bhakti Praja lantai
IV Kantor Bupati Tadi Pagi (20/4/2010).
Sumpah/Janji PNS, hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 43 tahun
1999 setiap CPNS wajib mengucapkan sumpah/janji. Demikian di tegaskan
Bupati Gresik saat memberikan sumpah/janji kepada 725 Pegawai Negri
Sipil di Lingkungan Kab Gresik, di Gedung Mandala Bhakti Praja lantai
IV Kantor Bupati Tadi Pagi (20/4/2010).
Bupati Gresik DR. KH Robbach Ma’sum Drs. MM juga mengingatkan bahwa
saudara adalah perangkat organisasi Negara, untuk menjadikan Negara
ini maju dan baik, di butuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang
professional, bertanggungjawab, adil, jujur dan bermoral.
Sumpah/janji tidak hanya bersifat seremonial saja, namun mempunyai
makna yang besar, dimana setiap aparat dalam melaksanakan tugas harus
mengedepankan kepentingan Bangsa dan Negara serta menjadikan
pribadi-pribadi yang tangguh dan bertanggungjawab.
PNS yang merupakan unsur Aparatur Negara yang bertugas memberikan
pelayanan masyarakat yang Profesional, jujur, adil dan merata adalah
PNS yang bertanggungjawab akan tugasnya, jelas beliau
sumpah/janji Pegawai Negri Sipil di lingkungan Pemerintah Kab Gresik
tahun 2010 ini berjumlah 725 PNS termasuk Sekdes. Dengan rincian untuk
golongan III sebanyak 275 orang, Golongan II 413 orang dan Golongan I
sebanyak 37 orang. (Humas Pemkab Gresik/dwi)
saudara adalah perangkat organisasi Negara, untuk menjadikan Negara
ini maju dan baik, di butuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang
professional, bertanggungjawab, adil, jujur dan bermoral.
Sumpah/janji tidak hanya bersifat seremonial saja, namun mempunyai
makna yang besar, dimana setiap aparat dalam melaksanakan tugas harus
mengedepankan kepentingan Bangsa dan Negara serta menjadikan
pribadi-pribadi yang tangguh dan bertanggungjawab.
PNS yang merupakan unsur Aparatur Negara yang bertugas memberikan
pelayanan masyarakat yang Profesional, jujur, adil dan merata adalah
PNS yang bertanggungjawab akan tugasnya, jelas beliau
sumpah/janji Pegawai Negri Sipil di lingkungan Pemerintah Kab Gresik
tahun 2010 ini berjumlah 725 PNS termasuk Sekdes. Dengan rincian untuk
golongan III sebanyak 275 orang, Golongan II 413 orang dan Golongan I
sebanyak 37 orang. (Humas Pemkab Gresik/dwi)
Peringatan terhadap hari kelahiran Nabi Muhammad SAW boleh dilaksanakan kapan saja, tidak harus bertepatan pada hari H-nya. Terutama jika konteksnya adalah untuk berbagi suka dengan umat. Inilah yang dilakukan oleh warga Kecamatan Kebomas Gresik.
Kamis (08/04) pukul 09.30 WIB pagi, 800 warga dari berbagai kelurahan di kecamatan Kebomas sudah duduk bersila, melingkari halaman Kantor Kecamatan Kebomas, Jalan Sunan Prapen, Gresik. Dengan hati khusyuk, mereka melantunkan sholawat kepada Rasul. Ketika bacaan sholawat sampai pada babak Mahallul Qiyam -saat semua orang wajib untuk berdiri-, para warga sontak berdiri, meloncat berebutan bingkisan yang sudah dipersiapkan panitia dengan diikat pada berutas tali yang berjajar diatas kepala para warga. Ramai. Tetapi sejenak kemudian sudah mulai tenang bersholawat kembali.
Ketua Panitia, Zainal Abidin menuturkan bahwa acara ini adalah acara yang rutin dihelat setahun sekali. Diselenggarakan atas dasar kerjasama antara warga dengan Tim Penggerak PKK, Persatuan Dharma Wanita dan Paguyuban Lurah dan Kepala Desa yang berada di seluruh Kecamatan Kebomas. "Walaupun terkesan sangat terlambat, tetapi itu bukan masalah bagi kami, karena peringatan Maulid Nabi bukan seperti peringatan 17 Agustus yang harus dilaksanakan pada hari itu juga, acara ini murni pengajian untuk bersyukur atas diturunkannnya Nabi Muhammad yang menjadi junjungan kita," terang Zainal.
Selain warga dan perangkat kecamatan seperti Kepala Kecamatan, Drs H Sabar MM, tampak beberapa tokoh masyarakat Gresik juga hadir, seperti Ketua PCNU Gresik KH Husnul Khuluq, Pengasuh Ponpes Kawis Anyar KH Zuhri, serta mendatangkan da'i yang pandai mendendang dangdut, KH A'ad Aidussalam.
Dalam sambutannya, Husnul Khuluq mengaku terkejut atas antusiasme warga kecamatan Kebomas yang membanjiri lokasi acara. "Ini hari lahirnya Rasul sudah lewat koq ya tetep banyak sekali yang datang?, berapa desa yang datang Pak Camat?," tanya Khuluq yanng disambut dengan tawa oleh Kepala Camat dan warga yang hadir.
Mengenai kehadirannya dalam acara tersebut Khuluq menegaskan bahwa dirinya hadir dalam acara Maulid Nabi ini murni untuk bersilaturahim dan mengaji, bukan untuk berkampanye. "Saya datang duduk bersama anda semua murni untuk ngaji, bukan kampanye. Karena ngaji bersama adalah salah satu jalan untuk mendapatkan rahmat dari Allah SWT. Dan semakin kita rajin bersholawat, Insya Allah pintu rahmat-Nya melalui syafa'at Rasulullah SAW akan terbuka lebar untuk kita semua," ungkap pria berusia 50 tahun tersebut.
Sementara itu Ketua Penggerak PKK Kecamatan,Sibiyanah Zaubaidah mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi kedatangan Khuluq pada acara tersebut. "Kami berterima kasih Pak Khuluq bisa hadir, ngaji bareng, dan ikut menyemarakkan acara kami yang terkesan terlambat ini," ujarnya.
Zubaidah juga menambahkan bahwa sebagai warga Gresik dirinya berharap Gresik kedepannya akan dipimpin oleh seorang pemimpin yang berkiblat pada kepemimpinan Rasulullah SAW. "Semoga nanti pemimpin Gresik mampu meneladani sifat Rasul, yang terutama bisa berlaku jujur, adil dan merakyat, sehingga mampu mencipatakan sebuah hubungan yang baik dengan seluruh masyarakat," pungkasnya.
Ketua Panitia, Zainal Abidin menuturkan bahwa acara ini adalah acara yang rutin dihelat setahun sekali. Diselenggarakan atas dasar kerjasama antara warga dengan Tim Penggerak PKK, Persatuan Dharma Wanita dan Paguyuban Lurah dan Kepala Desa yang berada di seluruh Kecamatan Kebomas. "Walaupun terkesan sangat terlambat, tetapi itu bukan masalah bagi kami, karena peringatan Maulid Nabi bukan seperti peringatan 17 Agustus yang harus dilaksanakan pada hari itu juga, acara ini murni pengajian untuk bersyukur atas diturunkannnya Nabi Muhammad yang menjadi junjungan kita," terang Zainal.
Selain warga dan perangkat kecamatan seperti Kepala Kecamatan, Drs H Sabar MM, tampak beberapa tokoh masyarakat Gresik juga hadir, seperti Ketua PCNU Gresik KH Husnul Khuluq, Pengasuh Ponpes Kawis Anyar KH Zuhri, serta mendatangkan da'i yang pandai mendendang dangdut, KH A'ad Aidussalam.
Dalam sambutannya, Husnul Khuluq mengaku terkejut atas antusiasme warga kecamatan Kebomas yang membanjiri lokasi acara. "Ini hari lahirnya Rasul sudah lewat koq ya tetep banyak sekali yang datang?, berapa desa yang datang Pak Camat?," tanya Khuluq yanng disambut dengan tawa oleh Kepala Camat dan warga yang hadir.
Mengenai kehadirannya dalam acara tersebut Khuluq menegaskan bahwa dirinya hadir dalam acara Maulid Nabi ini murni untuk bersilaturahim dan mengaji, bukan untuk berkampanye. "Saya datang duduk bersama anda semua murni untuk ngaji, bukan kampanye. Karena ngaji bersama adalah salah satu jalan untuk mendapatkan rahmat dari Allah SWT. Dan semakin kita rajin bersholawat, Insya Allah pintu rahmat-Nya melalui syafa'at Rasulullah SAW akan terbuka lebar untuk kita semua," ungkap pria berusia 50 tahun tersebut.
Sementara itu Ketua Penggerak PKK Kecamatan,Sibiyanah Zaubaidah mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi kedatangan Khuluq pada acara tersebut. "Kami berterima kasih Pak Khuluq bisa hadir, ngaji bareng, dan ikut menyemarakkan acara kami yang terkesan terlambat ini," ujarnya.
Zubaidah juga menambahkan bahwa sebagai warga Gresik dirinya berharap Gresik kedepannya akan dipimpin oleh seorang pemimpin yang berkiblat pada kepemimpinan Rasulullah SAW. "Semoga nanti pemimpin Gresik mampu meneladani sifat Rasul, yang terutama bisa berlaku jujur, adil dan merakyat, sehingga mampu mencipatakan sebuah hubungan yang baik dengan seluruh masyarakat," pungkasnya.
Khusnul Huluq dan Musyafak Noer, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Gresik semakin mematangkan langkah untuk memperoleh poin maksimal dalam pemilihan kepala daerah pada bulan Mei nanti.
Dalam suasana gayeng pasangan yang terkenal dengan singkatan HUMAS itu berkumpul bersama pengurus dan kader badan otonom (Banom) Nahdlatul 'Ulama se-kabupaten Gresik yang bergerak di bidang perempuan dalam sebuah acara silaturahmi di Kantor Cabang NU,Jalan dr. Wahidin Sudirohusodo Gresik, Sabtu (03/04) siang.
Selain silaturahmi, Huluq yang juga berperan sebagai Ketua Pengurus Cabang NU Gresik ini meminta do'a restu perihal keyakinannya untuk maju menjadi calon bupati Gresik. "Saya yakin untuk maju menjadi bupati itu bukan karena hanya kemampuan diri saya sendiri, terlebih karena saya dan Pak Musyafak secara langsung diberi amanah oleh para ulama' untuk menjaga keutuhan perjuangan NU di pemerintahan," tegasnya.
Menurut Huluq, kebesaran NU bukan sekadar ditandai kebesaran para pemimpinnya, tetapi juga ditandai dengan besarnya dukungan warga. "NU bukan hanya rumahnya para ulama', tetapi sekaligus miliknya umat, oleh karena itu mari kita berjuang bersama," ujar pria berusia 50 tahun tersebut.
Dalam penutup acara, terkait dengan kesempatan bersilaturahmi dengan sekitar 200 wanita yang tergabung dalam Kelompok Muslimat NU, Fatayat NU dan Ikatan Pelajar Perempuan NU (IPPNU), Huluq yang hadir bersama pasangan calon wakil bupatinya, Musyafa' Noer, juga menjelaskan posisi wanita dalam konsep kenegaraan. Menurutnya para wanita mempunyai peran strategis dalam menentukan maju atau mundurnya sebuah negara.
"Wanita adalah pilar negara, apabila wanitanya baik maka baiklah negara, begitu juga sebaliknya, oleh karena itu kami mempunyai perhatian khusus kepada wanita agar negara kita terutama Gresik mempunyai langkah yang lebih baik bersama para wanita," pungkas Huluq yang langsung diamini oleh semua hadirin.
Selain silaturahmi, Huluq yang juga berperan sebagai Ketua Pengurus Cabang NU Gresik ini meminta do'a restu perihal keyakinannya untuk maju menjadi calon bupati Gresik. "Saya yakin untuk maju menjadi bupati itu bukan karena hanya kemampuan diri saya sendiri, terlebih karena saya dan Pak Musyafak secara langsung diberi amanah oleh para ulama' untuk menjaga keutuhan perjuangan NU di pemerintahan," tegasnya.
Menurut Huluq, kebesaran NU bukan sekadar ditandai kebesaran para pemimpinnya, tetapi juga ditandai dengan besarnya dukungan warga. "NU bukan hanya rumahnya para ulama', tetapi sekaligus miliknya umat, oleh karena itu mari kita berjuang bersama," ujar pria berusia 50 tahun tersebut.
Dalam penutup acara, terkait dengan kesempatan bersilaturahmi dengan sekitar 200 wanita yang tergabung dalam Kelompok Muslimat NU, Fatayat NU dan Ikatan Pelajar Perempuan NU (IPPNU), Huluq yang hadir bersama pasangan calon wakil bupatinya, Musyafa' Noer, juga menjelaskan posisi wanita dalam konsep kenegaraan. Menurutnya para wanita mempunyai peran strategis dalam menentukan maju atau mundurnya sebuah negara.
"Wanita adalah pilar negara, apabila wanitanya baik maka baiklah negara, begitu juga sebaliknya, oleh karena itu kami mempunyai perhatian khusus kepada wanita agar negara kita terutama Gresik mempunyai langkah yang lebih baik bersama para wanita," pungkas Huluq yang langsung diamini oleh semua hadirin.
Tak puas atas putusan hakim dalam perkara yang dilaporkan sebelumnya, akhirnya Didik Handoko Sucahyo anak bos PT Polowijo Gosari Ujungpangkah yang menguasakan ke Ubaidilah (37) Warga desa Wadeng, kecamatan Sidayu, melaporkan H Adul Halim (60) ke polisi lagi, dalam perkara penebangan gedebok (pohon pisang red).
Menurut informasi yang dihimpun saat itu terlapor H Abdul Halim (56) warga desa Canga'an, kecamatan Ujung Pangkah, hendak membongkar kandang tempat cikarnya. Namun ada pohon pisang mengahalangi, ditebanglah oleh terlapor. Karena tak terima akhirnya dilaporkan ke Polsek Ujunga Pangkah.
Menurut , Irsyadul Alim (33) yang juga keponakan terlapor mengatakan, bahawa pisang itu adalah milik terlapor yang ditanam ditanahnya sendiri, kok bisa dilaporkan, kok tiba-tiba hari ini dipanggil sebagai tersangka, " kami mempertanyakan, wong belum diperiksa dulu kebenaranya, kok sudah menjadi tersangka " kata Alim panggilan yang juga guru SMP negeri 3 Gresik kepada wartawan.
Sementara itu Kapolsek Ujung Pangkah AKP Prayitno seperti dikutip beritajatim.com, membenarkan adanya laporan pengerusakan, " memang banar ada laporan, kami juga sudah memeriksa saksi dan juga sudah mendatangi tkp. Karena sudah cukup bukti, H Abdul Halim kami panggil sebagai tersangka, tidak kami tahan, namun prosenya tetap lanjut, apabila ada penyelesaian secar kekeluargaan yang silahkan " terang Kapolsek.
Hari pertama Ujian Nasional SMP, 7 siswa tidak bisa ikut Unas disekolah, 5 siswa absent dan 2 siswa lainnya terpaksa mengerjakan ujian sambil terbaring sakit, Senin (28/3).
Moch Mahrom misalnya, siswa MTs Nurul Islam Suci Manyar harus mengerjakan Ujian di Ruang Dahlia 08 RS Ibnu Sina Gresik. Sedangkan siswa lain yang bernama Moch Hidayat, siswa MTs Negeri Benjeng Gresik harus mengerjakan soal ujian di rumahnya di desa Ganggang, Balongpanggang Gresik setelah sakit karena kakinya diamputasi, Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas pendidikan Gresik, Drs. Chusaini Mustaz saat mendampingi Bupati Gresik saat sidak Ujian Nasional SMP.
Mustaz merinci, setidaknya 5 orang peserta Ujian Nasional tidak dapat mengikuti Unas dihari pertama ini karena sakit. “ 3 orang yang gagal ikut Ujian Nasional di hari pertama ini karena kasus Demam Berdarah (DB) dengan rincian, 2 siswa dari dari SMP Negeri 2 Gresik dan seorang lagi dari SMP Negeri 3 Gresik. Sedangkan 2 siswa yang lain yang absen UN dihari pertama karena kecelakaan. Mereka berasal dari SMP YIMI Gresik dan dari MTs. Maskumambang Dukun, atas surat keterangan dokter, mereka tidak dapat mengikuti UN dan memilih ikut UN susulan”. Tegas Mustaz
Sidak UN yang dilaksanakan Bupati Gresik Dr. KH. Robbach Ma’sum, Drs, MM didampingi sejumlah Muspida Gresik dan beberapa pejabat lain terkait mengunjungi pelaksanaan Ujian Nasional di SMP Negeri I Gresik dan MTs NU Tratee. Dalam sidak tersebut terlihat pelaksanaan ujian Nasional SMP pada hari pertama ini lancar. Hal ini ditegaskan oleh Bupati saat ditanyakan tentang pelaksanaan Ujian Nasional hari pertama.
Di SMP Negeri I Gresik misalnya, Ujian Nasional diikuti oleh 326 siswa yang terbagi dalam 17 ruang. Mereka tampak tertib dalam mengerjakan 50 soal Bahasa Indonesia dalam waktu 120 menit. Demikian juga di MTs NU Tratee. Di sekolah ini peserta ujian sebanyak 166 peserta. Menurut Mustaz, jumlah peserta ujian Nasional SMP Tahun Ajaran 2009/2010 sebanyak 17.812 dan 8 peserta SMP LB (SMP Luar Biasa).(Jumali)
Mustaz merinci, setidaknya 5 orang peserta Ujian Nasional tidak dapat mengikuti Unas dihari pertama ini karena sakit. “ 3 orang yang gagal ikut Ujian Nasional di hari pertama ini karena kasus Demam Berdarah (DB) dengan rincian, 2 siswa dari dari SMP Negeri 2 Gresik dan seorang lagi dari SMP Negeri 3 Gresik. Sedangkan 2 siswa yang lain yang absen UN dihari pertama karena kecelakaan. Mereka berasal dari SMP YIMI Gresik dan dari MTs. Maskumambang Dukun, atas surat keterangan dokter, mereka tidak dapat mengikuti UN dan memilih ikut UN susulan”. Tegas Mustaz
Sidak UN yang dilaksanakan Bupati Gresik Dr. KH. Robbach Ma’sum, Drs, MM didampingi sejumlah Muspida Gresik dan beberapa pejabat lain terkait mengunjungi pelaksanaan Ujian Nasional di SMP Negeri I Gresik dan MTs NU Tratee. Dalam sidak tersebut terlihat pelaksanaan ujian Nasional SMP pada hari pertama ini lancar. Hal ini ditegaskan oleh Bupati saat ditanyakan tentang pelaksanaan Ujian Nasional hari pertama.
Di SMP Negeri I Gresik misalnya, Ujian Nasional diikuti oleh 326 siswa yang terbagi dalam 17 ruang. Mereka tampak tertib dalam mengerjakan 50 soal Bahasa Indonesia dalam waktu 120 menit. Demikian juga di MTs NU Tratee. Di sekolah ini peserta ujian sebanyak 166 peserta. Menurut Mustaz, jumlah peserta ujian Nasional SMP Tahun Ajaran 2009/2010 sebanyak 17.812 dan 8 peserta SMP LB (SMP Luar Biasa).(Jumali)
400 hektar sawah dan puluhan jalan poros desa yang berada di enam desa di Kecamatan Benjeng Gresik direndam air.
Ketinggian air terendah 30 centimeter dengan kedalaman hingga mencapai hampir satu meter.
Kelima desa yang direndam banjir diantaranya, desa Sedapur Klagen, Delik Sumber, Kedung Rukem, Munggugianti, Gluran Ploso dan Lundo.
Menurut kepala desa Sedapur Klagen, Subur kuatno mengatakan air sejak pagi sudah mulai menggenangi sawah warga.
"Puluhan hektar sawah dan jalan desa tergenang. Padahal sekarang ini waktunya panen, kerugian Rp 20 juta lebih,"ujarnya.
Kapolsek Benjeng AKP Imam Safi'i menjelaskan mengantisipasi banjir lebih besar hewan piaraan milik warga di bawa ke lokasi daratan yang lebih tinggi, agar tidak terkena banjir.
Skuad Gresik United (GU) akan melakoni laga kandang melawan Mitra Kukar, dalam lanjutan Liga Joss Indonesia Wilayah 2, Rabu (10/3) sore. Jelang laga krusial ini GU dipusingkan kondisi para pemain asingnya.
Harusnya pada laga nanti GU bisa mengamankan tiga poin, sebab mereka akan bermain di kandang sendiri, di Stadion Tri Dharma Gresik. Selain itu, tiga poin akan membawa mereka menguntit posisi aman dari zona degradasi. GU saat ini berada di peringkat sembilan, dari 11 tim yang berkompetisi.
Pada laga krusial nanti, mereka kemungkinan tak diperkuat beberapa pilar asingnya. Dalam latihan Senin (8/3) sore, tampak Bernard Mamadou harus menepi dan melihat latihan rekan-rekannya dari pinggir lapangan. Pemain asal Liberia ini mengalami cedera, setelah otot pahanya tertarik pada saat pemanasan sebelum sesi latihan dimulai.
“Inilah yang kerap saya keluhkan, kondisi pemain asing di GU ini kurang begitu terjaga. Bagaimana tidak, lha wong gabung dengan skuad saja baru lima sampai enam hari menjelang pertandingan, usai libur panjang,” ujar Penasihat Teknik GU, Sanusi Rahman.
Pada sesi latihan Senin sore tersebut, Varney Pas Boakay, juga mengalami sedikit masalah pada tangan kanannya. Masalah itu didapat pada akhir latihan, di mana ia salah tumpuhan dan terjatuh saat melakukan heading. Padahal, sebelumnya mantan penyerang Persela Lamongan ini terlihat enjoy menikmati menu latihan yang diberikan oleh para pelatih GU.
“Kami belum mengetahui secara pasti, apakah mereka berdua (Bernard dan Mamadou, red) akan bermain lawan Mitra Kukar. Kami akan mengkonsultasikannya lebih lanjut dengan tim medis tim,” jawab pelatih GU, Sasi Kirono.
Apa pun GU tak boleh lagi terpeleset dalam mencari tambahan poin, sebab kompetisi tinggal menyisakan enam laga. Sekali terpeleset, bersiap melakoni play off atau terdegradasi ke kasta yang lebih rendah.(surabayapost)
Bupati Gresik, Dr. KH. Robbach Ma’sum, Drs, MM melantik Muhammad, SE sebagai Direktur PDAM Gresik periode 2010 – 2014, Jum’at (5/3). Setelah terjadi kevakuman kepemimpinan sejak mundurnya Nurdin Saini pada beberapa saat yang lalu, maka mulai hari ini Perusahaan Daerah yang mengurusi air minum di Gresik ini telah memiliki pemimpin yang baru.
Muhammad, SE bukanlah orang yang baru dikalangan PDAM Gresik, karena. kiprahnya telah lama malang melintang di Perusahaan Daerah Air Minum Gresik Sebelumnya dia telah lama menjabat sebagai Direktur Tehnik di PDAM ini. Tak berlebihan kalau Bupati Gresik mengangkat dan melantik Muhammad, SE sebagai Direktur PDAM periode 2010-2014.
Selain Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Pelantikan yang dilaksanakan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik dihadiri oleh Ketua DPRD Gresik, Zulfan Hasyim, PLT Sekda Gresik, Ir Najikh, Badan Pengawas PDAM dan segenap Pejabat Pemkab Gresik
Dalam Pidato pelantikannya, Bupati Gresik mengatakan, pelantikan dirut PDAM ini sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Gresik untuk mensejahterakan masyarakat lewat PDAM.”kami memandang anda mampu untuk mengurus PDAM ini. Kami berharap kedepan PDAM ini lebih baik dalam melayani masyarakat” Pesan Bupati Kepada Muhammad yang baru dilantik. (sdm)
Satu lagi muatan lokal masuk kurikulum pendidikan sekolah di Gresik setelah Bupati Gresik, KH. Robbach Ma’sum, menandatangani MoU dengan Kapolres Gresik tentang Pendidikan Lalu Lintas masuk dalam kurikulum sekolah di Gresik. Kamis (4/3).
Bertempat di UPT Pelayanan Uji Kir Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Gresik, Pada kesempatan ini juga dilaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama antara Kasatlantas Polres Gresik, Jasa Raharja, Direktur RS Ibnu Sina, Direktur RS Petrokimia Gresik dan Direktur RS Semen Gresik tentang penanganan terpadu kecelakaan Lalu Lintas.
Selain penandatanganan MoU, Acara yang dihadiri Bupati Gresik dan Muspida serta para petinggi Polri dari Polda Jatim ini, Polres Gresik juga melaunching Samsat Drive Thru dan Samsat Keliling, serta Launching SMS pengaduan dan Info Pelayanan Satlantas Polres Gresik.
Dalam sambutannya Bupati Gresik menyatakan sangat senang atas terobosan yang banyak dilakukan oleh Polres Gresik. Apalagi dengan adanya kurikulum pendidikan Lalu Lintas untuk sekolah. Hal ini akan semakin meningkatkan ketertiban masyarakat dalam berkendara di jalan raya. “ Kurikulum pendidikan Lalu Lintas ini hanya ada di Gresik, karena ditempat lain belum ada” tegas Bupati.
Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Kombespol Sam Budigusdian dalam sambutannya memaparkan tentang dampak kecelakaan Lalu litas yang ternyata mengakibatkan kemiskinan bagi keluarga korban. Untuk meminimalisir dampak itu maka MoU ini diperlukan agar ada koordinasi antara Kasatlantas, Jasa Raharja dan Direktur RSU.
“kebanyakan keluarga korban kecelakaan tidak siap menerima kenyataan ttg keluarganya yang mengalami kecelakaan Lalu Lintas, Apalagi si Korban adalah kepala keluarga. Dengan kata lain MoU ini akan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik’.ujarnya.
Pada kesempatan itu Bupati juga melounching penggunaan Samsat Drive Thru dan Samsat Keliling, serta Launching SMS pengaduan dan Info Pelayanan Satlantas Polres Gresik. Dalam tahap awal ini beberapa kendaraan tampak mulai memanfaatkan kesempatan ini dengan mencoba melakukan perpanjangan STNK di lokasi tersebut.(sdm)
Pemkab Gresik proyeksikan produksi Padi pada musim tanam2010 sebesar 400 ribu Ton. Pernyataan ini disampaikan oleh Sekda Gresik, Dr. Husnul Khuluq, Drs, MM saat memberikan sambutan pada sosialisasi alokasi pupuk bersubsi di Gedung Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik, Selasa (16/2).
Acara sosialisasi dihadiri oleh Bupati Gresik, Dr. KH. Robbach Ma'sum, Drs, MM dan sekitar 600 orang Undangan yang terdiri dari perwakilan dari Polres Gresik, Petrokimia Gresik, Himpunan kelompok Tani Indonesia (HKTI), Kelompok Tani Nasional Andalan (KTNA), para distributor pupuk bersubsidi, penyuluh pertanian lapangan (PPL), anggota kelompok Tani
Pernyataan Sekda ini bukan tanpa alasan, karena alokasi pupuk bersubsidi tahun 2010 di Kabupaten Gresik terjadi peningkatan sebesar 8.197 dari tahun sebelumnya. Alokasi pupuk di Kabupaten Gresik pada tahun 2009 hanya 51.402 ton. Jumlah ini meningkat pada alokasi tahun 2010 yaitu 59.599 ton.
Saat terjadi kelangkaan pupuk pada tahun 2008 lalu saja, produksi padi Gresik mencapai 286.000 ton. Pada tahun 2009 saat kelangkaan pupuk telah teratasi dengan alokasi pupuk sebesar 51.402 ton, produksi padi di Gresik meningkat menjadi 346.000 ton. Sedangkan pada 2010 saat alokasi pupuk bersubsidi sebesar 59.599 ton, serta ditambah subsidi pupuk dari APBD II tahun 2010 sebesar Rp. 10 milyar, maka Pemkab mentargetkan jumlah Produksi semakin meningkat menjadi 400 ribu ton.
Untuk subsidi pupuk dari APBD II tahun 2010 sebesar Rp. 10 milyar diarahkan pada subsidi pembelian pupuk organic. Setiap ha akan mendapat pupur organic sebanyak 30 kg/tahun. Maksud penggunaan pupuk organic menurut sekda untuk mengembalikan kesuburan tanah.”saat ini tingkat kesuburan tanah di Kabupaten Gresik hanya kurang dari 1% yaitu hanya 0,9%. Mestinya kesuburan normal tanah pertanian mencapai 4%. Dengan digunakannya pupuk organic, maka akan terjadi peningkatan produksi antara 2-3 ton per ha/ tahun. Serta dalam waktu 5 tahun, kesuburan tanah akan semakin meningkat dan normal” ujarnya.
Beberapa upaya lain yang telah dilakukan untuk peningkatan produksi padi musim tanam 2010 ini, yaitu penataan irigasi, pengerukan waduk dan embung. Pada tahun 2009, ada 100 waduk yang telah dikeruk dengan rata-rata luas areal Waduk antara 2,5 ha s/d 7 ha. Bahkan 2 waduk lain yang juga telah dikeruk luasnya mencapai 11 ha, yaitu waduk di Desa Kemangi, Kec. Bungah. Dengan berbagai upaya itu Sekda berharap agar kedepan Gresik menjadi lumbung pangan. Dari perhitungan kebutuhan pangan masyarakt Gresik hanya 270 ribu ton/tahun. Berarti kita surplus pangan” ujarnya bangga.(sadiman)

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Gresik Migas milik Pemkab Gresik terancam gulung tikar atau kolaps. BUMD yang mengelola minyak dan gas (migas) di Gresik itu tidak bisa berkembang sesuai target, terlebih tahun 2010 ini tidak mendapatkan suntikan dana dari APBD 2010.
“Di APBD 2010, tidak ada alokasi anggaran untuk BUMD Migas. Pihak BUMD Migas sendiri pada Rancangan APBD 2010 lalu tidak mengajukan anggaran. Tapi, kalau BUMD Migas membutuhkan anggaran untuk aktivitas pengelolahan, nanti kami bisa menganggarkan pada Perubahan APBD 2010,” kata Zulfan Hasyim, Ketua DPRD Kab. Gresik.
Zulfan mengaku ingin bertemu Direktur BUMD Migas untuk membicarakan soal perkembangannya. Perusahaan itu diharapkan bisa mengelola migas di Gresik. “Untuk sementara, kami ingin BUMD Migas bisa bertahan eksis dulu, soal profit bisa dipikir kemudian ketika BUMD itu sudah bisa beroperasi dengan baik,” katanya.
General Manager BUMD PT Gresik Migas, Yus Prajidakarna, beberapa waktu lalu mengakui pihaknya belum mengelola migas. “Kami baru menjalankan ekspedisi bekerja sama dengan perusahaan yang ada di Gresik,” katanya.
Kendati demikian, pihak manajemen BUMD Migas tetap berupaya agar tetap eksis. Manajemen akan menggandeng beberapa perusahaan migas di Gresik untuk mengelola migas dengan sistem bagi hasil. “Kami sekarang tengah lakukan penjajakan kerja sama dengan PT Pertamina untuk membuat stasiun pengisian bahan bakar elpiji (SPBE) di wilayah Duduksampeyan,” terangnya. (surabaya post)

Aksi FORKOT menolak reklamasi pantai Gresik yang akan dilakukan PT Petrokimia Gresik berahir ricuh. Polisi akhirnya membubarkan aksi karena mengganggu lalulintas
Aksi menolak reklamsi pantai ini adalah aksi kali kedua. Sebelumnya FORKOT juga memprotes rencana PT Petrokimia Gresik yang akan mereklamasi pantai seluas 14ha disepanjang pantai gresik yang terletak di desa Roomo Manyar.
Forkot menolak reklamasi karena disinyalir beberapa izin seperti izin Amdal reklamasi masih belum dilakukan oleh pihak PT Petrokimia Gresik.(tik)
Proyek reklamasi pantai Gresik yang dilakukan PT Petrokimia Gresik disoal warga. warga takut akibat raklamai ini akan berdampak pada penghidupan sebagai nelayan.
Pulihan warga yang tergabung dalam kelompok forum kota, forkot melakukan aksi long march sejauh tiga kilo meter. Mereka meneriakkan penolakan reklamasi pantai Gresik seluas empat belas koma lima hektar di desa roomo manyar Gresik yang dilakukan PT Petrokimia Gresik. warga mempertanyakan izin amdal yang dikeluarkan pemda Gresik terkait reklamasi ini.
Kekhawatiran warga dengan adanya reklamasi ini, akan memicu adanya reklamasi lain yang akan dilakukan oleh perusahaan lainnya yang berada di bibir pantai Gresik. Akibatnya nelayan yang berada di pantai Gresik dirugikan.
koedinator aksi, Yudi saat orasi mengatakan pihak Forkot menolak tanpa syarat reklamasi pantai Gresik yang dilakukan PT Petrokimia Gresik. "Tolak Reklamasi adalah Harga Mati bagi kami, reklamasi sangat merugikan warga," tegas Yudi.
Sementara itu pihak PT Petrokimia Gresik saat dikonfirmasi mengakui adanya rencana reklamasi pantai seluas empat belas setengah hektar dan rencananya akan dilaksanakan pebruati dua ribu sepuluh. Namun segala perizinan terkait reklamasi sudah tuntas.
Sekretaris perusahaan PT Petrokimia Gresik, Bagus Narjatmo menambahkan, pihaknya juga memperhatikan lingkungan sekitar pantai. "kami juga menanam Mangrove disepanjang bibir pantai serta membuat tanggul agar tanah reklamasi tidak hanyut ke laut," imbuhnya. (sutikhon)

KMP Ekspres Bahari 8-B) akhirnya dilarang melayani penyebrangan Gresik-Bawean oleh administrator pelabuhan (Adpel) Gresik terkait tidak adanya sertifikat dari Badan Klasifikasi indonesia (BKI), terkait izin operasional kapal dari bahan fiberglass berlayar di laut.
“kami menunggu kepastian hasil koordinasi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, sementara itu kami akan tetap melarang KMP Ekspres Bahari berlayar,” tegasnya saat ditemui wartawan di kantornya.
Selama ini Adpel Gresik berpedoman pada surat yang dikeluarkan Ditjen Perhubungan Laut. Sementara serifikat dari BKI lebih banyak berurusan dengan masalah asuransi dan bahan kapal. Sertifikat dari Ditjen Perhubungan Laut menyatakan kapal boleh berlayar, sehingga Adpel hanya meneruskan kewenangan dengan memberikan surat izin berlayar (SIB).
"Soal sertifikasi dari BKI itu bukan kewenangan kami. Namun kami mengakui jika salah satu rekomendasi BKI menyebutkan kapal dari bahan fiberglass hanya boleh berlayar di perairan pantai, sungai dan danau. Itupun ombaknya tidak boleh melebihi 2 meter," jelas Ali Ibrahim.
Selain itu, pelayaran di pantai BKI juga mensyaratkan jarak tempuh tidak lebih dari 18 mil laut. Sehingga, dengan temuan tersebut, Adpel menyerahkan rekomendasi ke Ditjen Perhubungan Laut apakah KM Ekspres Bahari boleh melayari rute Gresik-Baweabn atau tidak.






